GURU DAN DOSEN MASA DEPAN : SDM CHAMPIONS
Masharyono, M.M
Ditulis tanggal: 13 Februari 2015, dilihat: 946 kali

(Dosen Universitas Pendidikan Indonesia dan STIEPAR Yapari-Aktripa Bandung)

Perubahan yang terus menerus apalagi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi harus diimbagi dengan bagaimana caranya agar kita bisa mengimbanginya. Sekolah ataupun perguruan tinggi sebagai lembaga pemberi layanan jasa sudah tentu harus bisa meningkatkan segala aspek kehidupan dalam kegiatan belajar mengajar dan salah satunya faktor yang paling penting adalah guru/dosen yang mendukung terlaksanannya proses belajar mengajar dan akhirnya akan meningkatkan kualitas lulusan.

Guru/dosen sebagai salah satu faktor yang paling banyak berpengaruh di dalam keberhasilan seorang siswa belajar tentunya harus terus berupaya untuk lebih bisa meningkatkan lagi kualitasnya sebagai seorang pendidik. Keberadaan guru/dosen sebagai sumber daya manusia adalah sangat penting di sekolah/perguruan tinggi karena dengan adanya guru/dosen menunjang melalui karya, bakat, kreativitas, dorongan dan peran nyata. Tanpa adanya unsur guru/dosen dalam sekolah/perguruan tinggi, tidak mungkin dapat bergerak dan menuju ke sasaran yang diinginkan. Keberhasilan dalam mencapai tujuan sekolah/perguruan tinggi sangat ditentukan oleh kinerja guru/dosen (SDM).

Pada dasarnya setiap sekolah/perguruan tinggi dituntut untuk mempersiapkan diri agar dapat menjadi sekolah/perguruan tinggi yang siap berkompetisi dengan sekolah/perguruan tinggi lain. Faktor yang kemudian turut berperan dalam mencapai hal tersebut adalah guru/dosen yang berkualitas, oleh karena itu dibutuhkan pengelolaan guru/dosen yang baik. Hal ini dapat dimengerti sebab guru/dosen (SDM) merupakan salah satu sumber penggerak dan pengelola semua aktivitas dalam sekolah/perguruan tinggi. Guru/Dosen merupakan faktor dinamis yang mampu menentukan maju atau mundurnya suatu sekolah/perguruan tinggi, sehingga organisasi yang memiliki sumber daya manusia yang handal akan memenangkan persaingan seperti yang diungkapkan oleh Alex S. Nitisemito (1996:39) :

Ada pendapat yang mengatakan persaingan antar perusahaan bukan merupakan persaingan antar mesin, antar gedung, antar peralatan bahkan bukan pula persaingan antar modal. Pada hakekatnya persaingan terjadi antar personel. Perusahaan yang memiliki personel yang lebih baik, adalah perusahaan yang akan memenangkan persaingan. Berbagai jenis permasalahan guru/dosen sebagai tenaga pendidik adalah salah satu diantaranya. Guru/dosen masa depan adalah Guru/Dosen Champions yang hanya mampu dapat bersaing dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Tantangan Guru/Dosen di Masa Depan

Dalam menghadapi perubahan-perubahan yang sangat cepat tersebut, maka SDM (guru dan dosen) dihadapkan pada 8 tantangan (Challenges) sebagaimana yang dikemukakan oleh Dave Ulrich (1997) yaitu Tantangan globalisasi (Globalization),Tantangan persaingan jaringan bisnis dan pelayanan SDM, Tantangan upaya menciptakan keuntungan melalui pertumbuhan dan efisiensi biaya, Tantangan konsentarasi ke kapabilitas, Tantangan perubahan, perubahan,  dan beberapa perubahan, Tantangan teknologi  (Technology), Tantangan ketahanan, daya tarik, pengukuran, dan kompetensi serta intelektual capital, Tantangan perubahan bukan transformasi.

Kompetensi Guru / Dosen

Guru/dosen yang baik adalah yang memiliki kompetensi, kompetensi-kompetensi yang harus dimiliki guru diantaranya yaitu : Kompetensi Menguasai Bahan, Kompetensi Mengelola Program Belajar Mengajar, Kompetensi Mengelola Kelas, Kompetensi  Menggunakan Media/Sumber Relajar, Kompetensi  Menguasai Landasan Kependidikan, Kompetensi  Mengelola Interaksi Belajar Mengajar,    Kompetensi  Menilai Prestasi Belajar – Mengajar, Kompetensi  Mengenal Fungsi Pelayanan BP, Kompetensi  Mengenal dan Menyelenggarakan Administrasi Sekolah dan Kompetensi Memakai/Menafsirkan Hasil Penelitian Guna Keperluan Pengajaran

Guru yang profesional akan bekerja melaksanakan fungsi dan tujuan sekolah khususnya dan tujuan pendidikan umumnya, sudah barang tentu memiliki kompetensi sesuai dengan tuntutan. Karakteristik guru/dosen yang memiliki kompetensi secara profesional  antara lain: Guru/dosen tersebut mengembangkan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya, Guru/dosen tersebut mampu melaksanakan peranan-peranan secara berhasil, Guru/dosen tersebut mampu bekerja dalam usaha mencapai tujuan pendidikan di sekolah, dan Guru/dosen tersebut mampu melaksanakan peranannya dalam proses belajar mengajar di kelas.

Kompetensi-kompetensi keguruan tersebut menunjukkan kualitas serta kuantitas layanan pendidikan yang dilaksanakan oleh guru/dosen yang bersangkutan secara terstandar. Guru/Dosen yang profesional tidak hanya mengetahui, tetapi betul-betul melaksanakan apa yang menjadi tugas dan peranannya. Sasaran pembagunan SDM dalam hal ini guru/dosen secara umum dapat diutarakan sebagai sifat khusus yang menunjukkan kualitas prima manusia yang diharapkan diantaranya adalah berstamina tinggi sehingga mampu bekerja keras, tangguh, cerdas, terampil, mandiri, memiliki rasa tanggung jawab dan setia kawan, produktif, kreatif, inovatif, perorientasi kepada masa depan, berdisiplin, dan berbudi luhur

Dave Ulrich (1997), mengemukakan bahwa  agar sumber daya manusia mencapai keunggulan (Champions) dalam hal ini guru/dosen, maka harus didukung dengan manajemen yang baik juga. Adapun manajemen yang harus dipertimbangkan adalah sebagai berikut : Manajemen Strategi Sumber Daya Manusia, Manajemen Infrastruktur Organisasi, Manajemen Kontribusi Pegawai  dan Manajemen Transformasi dan Perubahan.