Prodi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) STIEPAR Yapari-Aktripa Meraih Nilai Akreditasi B
Kategori: Umum - Dibaca: 3599 kali

Dalam rangka meningkatkan kualitas lembaga, STIEPAR dalam bidang kelembagaan telah melaksanakan reakreditasi baik untuk jenjang S1 maupun jenjang DIII. Pada tahun 2013, jenjang S1 program Studi Manajemen Kekhususan Manajemen Pariwisata telah diakreditasi oleh BAN PT dan hasilnya mengalami peningkatan yang semula kualifikasi C meningkat menjadi kualifikasi B.

Begitu juga dengan jenjang DIII baik Prodi UPW maupun Perhotelan. Keduanya telah divisitasi oleh asesor BAN PT. Untuk Prodi UPW divisitasi pada tanggal 15-16 September 2014, sementara Prodi Perhotelan divisitasi pada tanggal 7-8 Oktober 2014.  Berdasarkan SK BAN-PT Tentang Nilai dan Perangkat Akreditasi Program Studi pada Program Diploma III Nomor 446/SK/BAN-PT/Akred/Dpl-III/XI/2014, Tertanggal 15 November 2014, hasil akreditasi untuk Prodi UPW mengalami peningkatan yaitu dari kualifikasi “C” meningkat menjadi “B”. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua STIEPAR Yapari-Aktripa, Dr. H. Encep Syarief Nurdin, Drs., M.Pd., M.Si dalam pemaparan laporannya pada acara Wisuda XXVII yang digelar pada tanggal 22 Desember 2014 di Hotel Aston Primera Bandung. Sementara itu untuk hasil akreditasi Prodi Perhotelan masih belum diumumkan oleh BAN PT.

Dengan meningkatnya kualifikasi di UPW diharapkan minat mahasiswa yang masuk pada Prodi ini pun akan meningkat. Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Prodi UPW, Khoirul Fajri, S.E., M.M bahwa Prodi UPW memiliki prospek yang sangat luas di dunia pariwisata. Berbagai bidang untuk mendukung arus pergerakan para wisatawan maupun traveler baik asing yang berhubungan dengan devisa negara ataupun domestik yang ada di Indonesia sangat membutuhkan pihak-pihak swasta yang bergerak dalam bidang-bidang antara lain: Perusahaan Perjalanan (Biro Perjalanan Wisata), Pelayanan di Bandar Udara (Airport), dan pelayanan di kantor dan awak pesawat suatu airline.

Chairman IATA pada saat  berkunjung tahun 2011 di Jakarta,  Mr Tony Tyler, memprediksi perkembangan market penerbangan niaga di Asia Pasifik tahun ke depan yang paling besar adalah di China, India, dan Indonesia , maka tak heran sampai dengan tahun 2020 di Indonesia akan tetap memerlukan SDM baru 2 juta di bidang penerbangan mulai dari pilot , pramugari, staff mekanik, staf reservasi, staff ticketing, dan karyawan-karyawan di bandara di seluruh Indonesia.

STIEPAR melalui Prodi UPW terus berkomitmen untuk menghasilkan SDM yang profesional dan memiliki daya saing yang kompetitif sehingga mampu menjawab tantangan dan kebutuhan khususnya di bidang usaha atau bisnis pariwisata baik lokal, nasional, maupun internasional.

Selamat kepada UPW, semoga dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada para mahasiswa dan menghasilkan lulusan yang siap bersaing di kancah global. Terima kasih kepada semua pihak baik dosen maupun karyawan STIEPAR yang telah turut serta dalam menyukseskan kegiatan Akreditasi.(Adm)




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar :
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

  Terkini  
  Terpopuler