ANTUSIASME PESERTA PELATIHAN BISNIS KULINER
Kategori: Umum - Dibaca: 20663 kali

Pelatihan bisnis kuliner bagi calon pensiunan Bank Mandiri se-Indonesia telah memasuki gelombang kedua. Program ini diselenggarakan pada hari Jum’at 1 November 2013 atas kerja sama antara Lembaga Pendidikan Pelatihan Ekonomi Syariah (LP2ES) Daarut Tauhid dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata (STIEPAR) Yapari-Aktripa Bandung.

Pak Joni, salah satu peserta pelatihan yang berasal dari Kantor Cabang (KC) Bandar Lampung tampak semangat mengaduk saus barbeque yang sedang di masak di ruang kitchen hotel. Walaupun dia seorang laki-laki, baginya kegiatan memasak adalah sesuatu yang menyenangkan di tengah kesibukannya sebagai pegawai Bank, ungkapnya. Begitu juga dengan Pak Mahdi (KC Cilegon) dan Yan Nettly (KC Jakarta Kebon Sirih) tampak sibuk membandingkan antara catatan resep dan hasil masakannya.

Peserta dibagi menjadi dua kelompok dengan bahan dan peralatan masak yang telah disediakan. Menu yang dibuat pada pelatihan tersebut mencakup: Ayam Saus Barbeque, Ikan Gurame Goreng, Udang Saus Mentega Daun Jeruk, Cah Toge Saus Tiram, Plecing Kangkung, dan Tempe Goreng Saus Kecap.   

Peserta pelatihan tak hanya diberikan pengetahuan mengenai menu masakan, namun diberikan juga berbagai pengetahuan dalam proses memasak agar menghasilkan citra rasa yang diharapkan, misalnya bagaimana proses pemilihan bahan baku, pembuatan bumbu, hingga proses memasak, seperti yang diungkapkan oleh Rangga Prabu Wiguna yang bertugas sebagai Chef dari Jurusan Perhotelan STIEPAR. Yang tak kalah penting dan menarik adalah bagaimana memberi garnish pada setiap sajian makanan. Dengan pemberian garnish yang tepat, selain memberikan kesan sajian makanan menjadi menarik juga akan berdampak pada selera makan. Walaupun kelihatannya sederhana, namun ini menjadi  bekal pengetahuan bagi para peserta.

Selama pelatihan berlangsung, para peserta menunjukkan rasa antusiasnya khususnya saat berlatih memasak. Ketika semua menu selesai dimasak, masing-masing kelompok segera menyajikan hasil karya masakannya dan langsung mendokumentasikannya.

Tak lama dari itu, mereka pun siap untuk mencicipi hasil masakannya sendiri. Peserta kelompok satu boleh mencicipi kelompok dua begitu juga sebaliknya. Hal ini dilakukan untuk membandingkan hasil  masakannnya terutama dari segi rasa. Hasilnya, mereka pun sangat senang dengan kegiatan ini. Bahkan Ibu Rizqiyah mengatakan program pelatihan ini telah membuka wawasannya terutama mengenai teknik memasak yang benar. Walaupun belum terpikirkan jenis bisnis apa yang akan beliau geluti pasca memasuki pensiunan kelak, namun paling tidak pengetahuan yang telah diterimanya ini dapat diaplikasikan di lingkungan keluarganya. Hari sudah menjelang siang, kegiatan pelatihan diakhiri dengan suasana akrab antara peserta dan penyaji materi. Acara pun ditutup secara resmi oleh Puket I Bidang Akademik, Lia Afriza, S.E., M.M., dan dihadiri oleh Ketua Jurusan Perhotelan STIEPAR, H. Harry Hardianto, Drs., dan Dosen Perhotelan Taufik Abdullah, S.E., M.M. Par. (Adm)




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar :
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

  Terkini  
  Terpopuler